KOLTIM.NUSPOS.com- Pembangunan Gedung sanggar seni di Desa Loka, Kecamatan Tirawura Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini lagi berjalan tahap II dengan menelan anggaran dari Dana Desa (DD) APBN yang di anggarkan sebesar Rp 108.032.000 ( seratus delapan juta tiga puluh dua juta ribu rupiah)
Untuk melestarikan kesenian serta budaya lokal semua suku di kabupaten Kolaka Timur khususnya di Desa Loka, Kecamatan Tirawura, maka di butuhkan suatu sarana dan prasarana yang memadai dalam rangka pengembangan budaya lokal tersebut.
Olehnya itu pemerintah desa (pemdes) Loka kecamatan Tirawuta Koltim membangun gedung sanggar seni dengan luas
11,5 x 25 meter yang anggarannya bersumber dari dana desa ( DD ) tahun 2025-2026
Sementara Muliyati Selaku Kepala Desa Loka saat ditemui oleh awak media mengatakan bahwa Melalui kucuran dana desa (DD) Yang bersumber dari Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) Dari kementerian Desa Pembangunan daerah tertinggal dan Trasmigrasi (Kementerian Desa & PDTT) pada Kucuran DD Tahun 2026 dana tersebut telah di mamfaat untuk membangun gedung sanggar seni di desa kami. Sambungnya
" Menurutnya selaku Pemdes Loka, sangat bersyukur karena pembangunan sanggar seni menggunakan DD APBN, dimana pembangunan tersebut akan di mamfaatkan oleh masyarakat nantinya,” Ujarnya
Keberhasilan pembangunan gedung Sanggar Seni tersebut dengan ukuran sangat besar yang berukuran 11,5 m x 25 m, pada tahun 2026 melanjutkan pasangan batu merah, pintu dan jendela. sebab atas partisipasi dan dukungan serta peran serta semua pihak pembangunan ini dapat berkesinambungan sampai selesai .”Tuturnya.
Untuk itu dengan adanya sanggar seni agar kita bersama-sama merawat dan menjaga gedung ini agar asas mamfaatnya berkepanjangan
dan perlu kami tekankan bahwa kehadiran gedung sanggar seni ini merupakan suatu kebanggan buat saya selaku pemerintah desa, begitu juga bagi masyarakat.” Pungkasnya.
“Jadi kucuran dana desa dari pusat mamfaatnya sangat luar biasa, dapat dipergunakan membangun sarana dan prasrana di desa, juga dapat membangun Sumber Daya manusia, dan juga dapat memajukan suatu desa yang tertinggal dan terpencil menuju desa maju dan sejahtra yang dapat bersaing dengan desa desa yang sudah maju, maka harapan kami selaku kades loka agar dana desa tetap ada sebab Kehadiran DD dapat mensejahtrakan masyarakat,” Tutupnya. (Red)



