SULTRA.NUSPOS.com- Menyoroti persiapan pemerintah, lonjakan penumpang, dan pengamanan arus mudik yang sedang berlangsung. Puncak mudik diprediksi H-7 sebelum Lebaran, dengan arus balik pada 24, 25, dan 28 Maret 2026.
𝗟𝗶𝗻𝘁𝗮𝘀 𝗗𝗮𝗿𝗮𝘁 ,𝘂𝗱𝗮𝗿𝗮 ,𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘂𝘁
Program Mudik Gratis Pemprov Sultra bekerja sama dengan Kemenhub memfasilitasi 13.750 warga mudik gratis, termasuk pengangkutan 1.030 ''kendaraan roda dua melalui rute seperti Kendari-Raha, Kendari-Baubau, dan Kendari-Wanci.
Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., di Pelabuhan Nusantara Kendari pada 17 Maret 2026, menekankan program ini gratis untuk pergi-pulang.
Lonjakan Penumpang Bandara Haluoleo Kendari catat 24.476 penumpang selama arus mudik dengan 160 penerbangan
𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝗺𝗮𝗻𝗮𝗻
Total mobilitas mudik Sultra diprediksi 1,3 juta perjalanan, didominasi 80-90% kendaraan pribadi. Pengamanan Lalu Lintas Polresta Kendari siapkan 14 pos pengamanan (3 terpadu, 3 pelayanan) dengan 376 personel gabungan di titik seperti Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Konkep, dan Bandara Haluoleo.
Kapolresta Edwin L. Sengka tinjau langsung untuk kelancaran mudik aman. Layanan Pendukung Warga bisa titip kendaraan di kantor polisi Kendari selama mudik. Polda Sultra gelar 3.513 personel gabungan untuk pengamanan keseluruhan.
𝗽𝗲𝗻𝘂𝗹𝗶𝘀 : 𝗥𝗶𝘀𝗮𝗹 𝘄𝗮𝗿𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗹𝘁𝗿𝗮 𝗡𝘂𝘀𝗽𝗼𝘀 𝗖𝗼𝗺.


